Untuk sebagian besar sekolah di DI Yogyakarta, akreditasi bukan sekadar salah satu penilaian mutu. Ia satu-satunya yang ada.
Sinyal mutu akademik yang bisa diverifikasi hanya menyentuh 58 sekolah di provinsi ini, dan seluruhnya jenjang menengah. Untuk 1.838 SD dan 462 SMP, huruf akreditasi adalah keseluruhan informasi mutu resmi yang tersedia — jadi memahami apa yang huruf itu ukur, dan apa yang tidak, bukan pengetahuan tambahan melainkan syarat untuk memakainya dengan benar.
Halaman ini memetakan sebarannya di Yogyakarta: per jenjang, per wilayah, dan sejauh mana catatannya masih berlaku.
Sebaran per jenjang
Dari 2.672 sekolah yang peringkatnya sudah tercatat, 70 persen bernilai A, 29 persen bernilai B, dan 1 persen bernilai C.
Rata-rata provinsi menyamarkan perbedaan yang cukup besar. Dipecah per jenjang, gambarannya berubah — SMP memimpin dengan 76 persen bernilai A, sementara SMK berada di 59 persen.
Selisih antar jenjang seperti ini biasanya bukan cerminan mutu pengajaran, melainkan cerminan hal yang berbeda-beda pada tiap jenjang: usia sekolah, ukuran, kelengkapan sarana yang memang dituntut berbeda, dan seberapa lama sejak penilaian terakhir.
Jarak antar wilayah: 22 poin
Yogyakarta terbagi atas 5 kabupaten dan kota, dan 5 di antaranya punya catatan yang cukup untuk dibandingkan.
Porsi tertinggi ada di Yogyakarta dengan 84 persen bernilai A, dan terendah di Gunungkidul dengan 62 persen — rentang 22 poin dari ujung ke ujung.
| Wilayah | Berakreditasi A | Porsi | Total sekolah |
|---|---|---|---|
| Yogyakarta | 243 | 83% | 293 |
| Bantul | 422 | 78% | 544 |
| Sleman | 522 | 69% | 759 |
| Kulon Progo | 288 | 64% | 451 |
| Gunungkidul | 396 | 62% | 641 |
Satu peringatan tentang membaca tabel ini. Porsi pada kolom ketiga dihitung terhadap seluruh sekolah di wilayah itu, termasuk yang peringkatnya belum kami catat. Wilayah yang catatannya lebih lengkap karena itu akan terlihat lebih tinggi daripada wilayah yang catatannya lebih tertinggal, tanpa ada perbedaan mutu di antara keduanya. Perbandingan antar wilayah baru sepenuhnya setara ketika seluruh catatan lengkap.
Apa yang sebenarnya dinilai
Akreditasi menilai satuan pendidikan, bukan setiap kelas di dalamnya. Yang diperiksa mencakup mutu lulusan, proses pembelajaran, mutu guru, dan pengelolaan sekolah — dinilai lewat telaah dokumen dan kunjungan ke lokasi.
Yang perlu Anda ketahui adalah batasnya. Penilaian itu terjadi pada satu titik waktu, dan hasilnya berlaku bertahun-tahun sesudahnya. Sekolah bisa berubah banyak dalam rentang tersebut — kepala sekolah berganti, guru inti pindah, gedung diperbaiki atau justru menua — tanpa hurufnya ikut berubah.
Akreditasi juga tidak mengukur beberapa hal yang mungkin paling Anda pedulikan: bagaimana anak diperlakukan sehari-hari, seperti apa suasana kelasnya, dan apakah gurunya cocok untuk anak Anda tertentu.
Huruf yang sama tidak berarti tahun yang sama
Dua sekolah yang sama-sama bertuliskan A bisa dinilai pada tahun yang berbeda jauh. Karena itu halaman profil di situs ini menampilkan lebih dari sekadar hurufnya.
Untuk 2.527 sekolah, kami menampilkan nomor surat keputusan penetapannya beserta masa berlakunya. Nomor itu bukan hiasan — dengan nomor tersebut Anda bisa memeriksa sendiri ke catatan resmi tanpa perlu mempercayai kami.
Dari catatan yang kami miliki, 2.381 masih dalam masa berlaku, sementara 199 tidak mencantumkan tanggal berakhir sama sekali.
Kelompok terakhir itu kami perlakukan sebagai tidak diketahui, bukan kedaluwarsa. Kolom tanggal yang kosong adalah keterangan yang hilang, dan menyimpulkan keterlambatan dari keterangan yang hilang berarti menerbitkan tuduhan yang tidak bisa kami pertanggungjawabkan terhadap sekolah yang tidak melakukan kesalahan apa pun.
Yang terjadi ketika sekolah dinilai ulang
Akreditasi bukan penetapan sekali seumur hidup. Sekolah dinilai kembali secara berkala, dan hasilnya bisa naik, tetap, atau turun.
Yang jarang disadari: penilaian ulang tidak selalu terjadi tepat waktu. Sebuah sekolah bisa melewati akhir masa berlakunya sementara jadwal penilaian berikutnya belum tiba. Dalam keadaan itu catatan lama tetap yang tercantum, dan tidak ada yang keliru pada sekolahnya.
Karena itu kami tidak pernah menerjemahkan tanggal yang terlewat menjadi peringatan kepada pembaca. Yang kami tampilkan adalah tanggalnya apa adanya, supaya Anda bisa menilai sendiri seberapa segar penilaian itu — dan, bila perlu, menanyakannya langsung ketika berkunjung.
Bila sebuah sekolah baru saja naik peringkat dan situs ini masih menampilkan yang lama, itu selisih waktu pengambilan data kami, bukan penilaian kami terhadap sekolah tersebut.
Untuk sektor swasta, huruf ini menilai dari luar
Yogyakarta punya 939 sekolah swasta, dan 43 persen di antaranya — 407 sekolah — berada di bawah satu perhimpunan yang sama. Konsentrasi seperti itu tidak ada bandingannya di provinsi lain mana pun.
Akibatnya, reputasi penyelenggara menjadi jalan pintas yang sangat menggoda: sekali Anda punya kesan tentang perhimpunannya, kesan itu akan menempel ke ratusan sekolah sekaligus. Padahal sekolah-sekolah itu berbeda jauh satu sama lain — ada yang berusia seabad di pusat kota, ada yang kecil di pinggir kabupaten.
Di sinilah akreditasi paling berguna. Ia dinilai oleh badan di luar sekolah maupun penyelenggaranya, dengan tolok ukur yang sama untuk negeri dan swasta. Ia tidak membuktikan sebuah sekolah cocok untuk anak Anda, tetapi ia memberi satu keterangan yang tidak berasal dari pihak yang berkepentingan menjualnya.
Cara memakainya ketika ia satu-satunya yang Anda punya
Untuk SD dan SMP di Yogyakarta, tidak ada penilaian resmi lain. Beberapa cara membacanya yang menurut kami masuk akal:
Pakai sebagai batas bawah, bukan sebagai urutan. Perbedaan antara sekolah berakreditasi dan yang catatannya bermasalah jauh lebih berarti daripada perbedaan antara dua sekolah yang sama-sama A. Untuk yang kedua, huruf itu sudah kehabisan daya bedanya.
Periksa tahunnya, bukan hanya hurufnya. Penilaian yang dilakukan baru-baru ini menggambarkan sekolah yang lebih dekat dengan sekolah yang akan ditemui anak Anda.
Jangan berhenti di situ. Setelah menyaring dengan akreditasi, yang tersisa hanya bisa dibedakan dengan mendatanginya. Satu pagi di sekolah pada jam pelajaran memberi lebih banyak daripada huruf mana pun.
Sekolah yang belum tercatat
Sebanyak 16 sekolah di Yogyakarta belum punya peringkat dalam basis data kami.
Kekosongan itu hampir selalu berarti "belum kami ambil", bukan "tidak terakreditasi" — pengambilan data kami berjalan bertahap dan jenjang dengan jumlah sekolah lebih kecil selesai lebih dulu. Sekolah yang benar-benar berstatus tidak terakreditasi dihitung terpisah dan tidak dicampur ke dalam angka ini.
Sekolah tanpa catatan tidak kami beri skor rendah dan tidak kami turunkan di daftar mana pun. Ketika catatannya masuk, halaman ini dan seluruh angkanya berubah sendiri pada pembangunan situs berikutnya.
Bila Anda tahu akreditasi sebuah sekolah sudah diperbarui dan situs ini masih menampilkan yang lama, kirimkan NPSN-nya ke data@sekolahterbaikjogja.com.