Coba lakukan satu hal sederhana: buka halaman sebuah SD di Yogyakarta di situs ini, lalu telepon sekolahnya.
Untuk sebagian besar sekolah, Anda tidak akan menemukan nomor yang bisa ditekan. Bukan karena kami menyembunyikannya, melainkan karena nomornya memang tidak ada pada sumber resmi yang kami baca.
Halaman ini menghitung persisnya: bagian mana dari data sekolah DI Yogyakarta yang ada, bagian mana yang tidak, dan apa yang kami lakukan terhadap yang tidak ada. Semua angka di bawah dihitung ulang setiap kali situs ini dibangun.
Menelepon sekolah: 22 persen
Dari 2.688 sekolah Yogyakarta, hanya 580 yang punya nomor telepon dalam data kami — 22 persen.
Ini kekosongan terbesar dan paling terasa akibatnya. Menelepon adalah cara tercepat menanyakan hal yang tidak pernah tertulis di mana pun: apakah masih ada kursi, kapan bisa berkunjung, berapa biaya tahun ini. Untuk sembilan dari sepuluh sekolah di provinsi ini, jalan itu tertutup lewat data.
Yang bisa Anda lakukan sebagai gantinya: cari nama sekolahnya di peta daring — sebagian mencantumkan nomor di sana — atau hubungi dinas pendidikan kabupaten atau kota tempat sekolah itu berada.
45 nomor yang ada di sumber tapi tidak kami tampilkan
Kekosongan bukan satu-satunya persoalan. Sebagian isian terisi tetapi tidak berguna.
Kami menemukan 45 isian telepon di Yogyakarta yang berupa tanda hubung, angka nol berulang, deretan yang terlalu pendek untuk menjadi nomor, atau teks pengisi lain. Untuk situs web, 5 isian bernasib sama.
Isian semacam itu tidak kami tampilkan. Menampilkannya apa adanya akan terlihat seperti data yang lebih lengkap, sekaligus membuang waktu siapa pun yang mencoba memakainya. Kolom yang kami kosongkan karena isinya tidak layak pakai dihitung sebagai kosong pada angka-angka di halaman ini — bukan disembunyikan supaya persentasenya tampak lebih baik.
Situs web dan surel
658 sekolah punya alamat situs (24 persen) dan 1.051 punya surel (39 persen).
Satu peringatan tentang alamat situs: kami tidak memeriksa apakah setiap alamat masih hidup. Alamat yang tercatat bertahun-tahun lalu bisa saja sudah tidak dapat dibuka. Kami menampilkannya sebagai petunjuk, bukan jaminan.
Pendaftaran daring: 1.678 SD tanpa kanal
Ini bentuk ketidaklengkapan yang jarang diakui direktori sekolah mana pun, dan di Yogyakarta bentuknya paling mencolok pada jenjang dasar.
Dari 1.838 SD di provinsi ini, 1.678 — sekitar 91 persen — berada di wilayah yang tidak menyelenggarakan pendaftaran lewat kanal daring yang bisa kami tautkan. Hanya 160 yang punya. Untuk SMP angkanya berbeda jauh: 354 punya kanal, 108 tidak.
Kami tidak menutupinya dengan menautkan semua sekolah ke satu tautan provinsi. Kewenangan pendaftaran di Yogyakarta terbagi ke 6 kanal yang berbeda, dan sebagian wilayah menyatakan sendiri belum memakai sistem daring untuk jenjang tertentu. Menautkan sekolah ke kanal yang tidak melayaninya akan mengirim orang tua ke tempat yang salah pada minggu yang paling tidak memaafkan kesalahan.
Akreditasi: tergantung jenjangnya
Saat halaman ini dihitung ulang, 2.672 dari 2.688 sekolah punya peringkat akreditasi dalam basis data kami — 99 persen. Sisanya, 16 sekolah, belum.
Kekosongan itu tidak tersebar merata. Ia mengikuti jenjang: pengambilan data akreditasi kami berjalan bertahap, dan jenjang menengah selesai lebih dulu karena jumlahnya jauh lebih kecil. Jadi angka kosong pada sebuah SD hampir selalu berarti "belum kami ambil", bukan "sekolah ini tidak terakreditasi".
Perbedaan itu penting dan kami perlakukan dengan hati-hati. Sekolah yang belum tercatat tidak kami tandai sebagai tidak terakreditasi, tidak kami beri skor rendah, dan tidak kami urutkan di bawah sekolah lain karena kekosongan itu.
Ketika sumber resmi berbeda dari catatan kami
Peringkat akreditasi muncul di dua tempat: pada data sekolah yang kami kumpulkan, dan pada catatan badan akreditasi itu sendiri. Keduanya tidak selalu sama, biasanya karena salah satunya lebih lama.
Aturan kami: catatan badan akreditasi yang menang. Lembaga itulah yang menerbitkan peringkatnya, jadi versinyalah yang berlaku. Bila selisih semacam itu masih tersisa saat halaman dirender, keterangan asal-usulnya kami sembunyikan daripada menampilkan satu huruf bersebelahan dengan tautan resmi yang menyebut huruf lain.
Untuk sekolah yang catatannya lengkap, halaman profil menampilkan nomor SK dan masa berlakunya. Itu bukan hiasan: dengan nomor itu Anda bisa memeriksa sendiri tanpa harus mempercayai kami.
Kolom yang kosong untuk seluruh sekolah, tanpa kecuali
Beberapa hal tidak sebagian kosong — nol untuk semua sekolah di provinsi ini:
Jumlah siswa dan jumlah guru. Tidak tersedia per sekolah pada sumber yang kami baca. Karena itu rasio guru terhadap murid tidak ikut dihitung dalam skor kami sama sekali.
Biaya masuk dan biaya bulanan. Tidak ada satu pun angka biaya di situs ini.
Daya tampung dan nilai penerimaan tahun lalu. Diumumkan tiap kanal pendaftaran pada musimnya, tidak dalam bentuk yang bisa kami kumpulkan.
Prestasi, fasilitas, dan program unggulan. Tidak ada sumber terbuka yang seragam untuk seluruh sekolah, dan mengumpulkannya dari klaim masing-masing sekolah akan menguntungkan yang pandai menulis, bukan yang baik.
Kenapa angka ini kami tampilkan
Menampilkan 22 persen jelas tidak membuat situs ini terlihat mengesankan. Menuliskan "data lengkap dari sumber resmi" akan jauh lebih enak dibaca.
Tetapi Anda memakai halaman ini untuk mengambil keputusan tentang anak Anda, dan keputusan yang baik butuh mengetahui apa yang belum diketahui. Kalau kami menyembunyikan kekosongan ini, Anda akan menyimpulkan bahwa sekolah tanpa nomor telepon adalah sekolah yang tidak terurus — padahal yang sebenarnya kosong adalah catatan kami, bukan sekolahnya.
Setiap angka di halaman ini dihitung ulang saat situs dibangun. Tidak ada satu pun yang diketik ke dalam kalimat, jadi tidak ada yang bisa diam-diam menjadi kedaluwarsa sementara tulisannya tetap terdengar meyakinkan.
Bila Anda menemukan data yang keliru
Anda hampir pasti lebih tahu tentang sekolah Anda sendiri daripada basis data mana pun. Bila ada yang salah — nomor yang sudah berganti, akreditasi yang sudah diperbarui, sekolah yang sudah pindah alamat — kirimkan ke data@sekolahterbaikjogja.com.
Sebutkan NPSN-nya bila ada; nomor itu membuat kami menemukan sekolah yang tepat dengan pasti. Koreksi yang bisa kami verifikasi ke sumber resmi akan masuk pada pembaruan berikutnya.